Li-Fi – The Next Generation Wireless Technology

  • Whatsapp
li-fi

Internet sudah menjadi salah satu bagian dalam kehidupan ini, apalagi di era revolusi industri 4.0 ini, semua aktifitas dilakukan secara online, perdagangan, hiburan, dll. Semua bergeser ke arah aktifitas mobile yang membutuhkan koneksi Internet. Kecepatan dalam koneksi Internet sangat dibutuhkan dewasa ini, teknologi Internet juga berkembang pesat sehingga sudah memasuki era 5G. Selain dengan era teknologi 5G, perusahaan berusaha mengembangkan teknologi baru dalam mentransmisikan data selain menggunakan gelombang radio, yaitu menggunakan cahaya yang di kenal dengan Li-Fi

Li-Fi The Next Generation of Internet

Li-Fi (kependekan dari Light Fidelity) adalah teknologi komunikasi nirkabel yang menggunakan cahaya untuk mentransmisikan data dan posisi antar perangkat (Visible Light Communications – VLC)

Secara teknik, Li-Fi adalah sistem komunikasi cahaya yang mampu mentransmisikan data secara cepat menggunakan cahaya, ultraviolet dan spektrum cahaya. Akan tetapi pada kenyataannya, hanya cahaya lampu LED yang dapat digunakan untuk mentransmisikan data.

Dengan menggunakan Li-Fi, lamu kamu dapat berfungsi sebagai Router. Lampu LED rumahan dapat mentransmisikan data dan kecepatan transfer mencapai 224 Gigabit per detik.

Bagaimana cara kerjanya?

Cara kerja Li-Fi dan Wi-Fi hampir mirip, yaitu dengan mentrasmisikan data secara elektromagnet. Akan tetapi, Wi-Fi menggunakan gelombang radio, sedangkan Li-Fi menggunakan gelombang cahaya.

Seperti yang kita ketahui, Li-Fi adalah sistem Visible Light Communications, yang berarti deteksi foto akan menerima sinyal cahaya dan elemen pemrosesan sinyal akan mengubah data menjadi ‘streamable'.

Cahaya lampu LED adalah sumber cahaya semikonduktor yang berarti arus listrik konstan yang di supply ke bohlam LED dapat di matikan dan diredupkan dengan sangat cepat tanpa terlihat oleh mata manusia.

Sebagai contoh, data di kirimkan ke bohlam lampu LED (telah di proses), kemudian mengirimkan data (tertanam pada sinarnya) dengan kecepatan sangat cepat ke foto detektor (photodiode)

Apabila di bandingkan dengan teknologi Wi-Fi, Wi-Fi menggunakan frekuensi radio untuk mengirimkan data, Li-Fi yang menggunakan cahaya memiliki beberapa keunggulan diantaranya seperti channel bandwidth yang lebih lebar, dapat lebih beroperasi dengan aman di area yang rentan terhadap gangguan elektromagnetik (seperti kabin pesawat, rumah sakit, dll), dan memberikan kecepatan transmisi yang lebih tinggi.

li-fi

 

Keuntungan Li-Fi

Keuntungan dari teknologi Li-Fi ini adalah sebagai berikut:

Kecepatan

Gelombang cahaya dapat membawa informasi jauh lebih banyak daripada gelombang radio pada teknologi Wi-Fi, yang mana spektrum cahaya tampak hampir 10.000 lebih lebar daripada spektrum yang digunakan pada gelombang radio. Hal ini menyebabkan transmisi menggunakan Li-Fi 100 kali lebih cepat daripada transmisi menggunakan Wi-Fi.

Efisien

Li-Fi bekerja pada teknologi cahaya tampak, oleh karena banyak rumah dan kantor sudah menggunakan lampu LED untuk penerangan, maka sumber cahaya tersebut dapat digunakan untuk mengirimkan data, maka akan sangat efisien dalam hal biaya maupun energi.

Ketersediaan

Dimana pun ada sumber cahaya, mungkin ada Internet. Bohlam lampu sudah hadir dimana-mana (di rumah, kantor, toko, mall dan bahkan di kabin pesawat) yang berartiĀ  bahwa transmisi data berkecepatan tinggi dapat tersedia dimana-mana

Keamanan

Gelombang radio dapat di ganggu oleh orang di luar jaringan karena dapat menembus dinding. akan tetapiĀ  cahaya tidak dapat melalui struktur tidak tembus cahaya, maka jaringan hanya tersedia untuk pengguna dalam ruangan.

Kerugian Li-Fi

Berikut ini beberapa kerugian dari teknologi ini adalah:

Internet tidak dapat digunakan tanpa sumber cahaya.

Hal ini dapat membatasi lokasi dan situasi dimana Li-Fi dapat digunakan. Karena menggunakan cahaya tampak, dan cahaya tidak dapat menembus dinding, jadi jangkauan sinyal dibatasi oleh hambatan fisik.

Interferensi sumber cahaya lain

Kelemahan terbesar dari teknologi Li-Fi ini adalah interferensi dari sumber cahaya lain seperti sinar matahari, maka akan mengganggu sinyal internet.

Limited Compatibility

Karena teknologi ini masih sangat baru, maka tidak banyak peralatan yang cocok dengan ini. Kebanyakan perlatan yang kita gunakan masih menggunakan hardware jaringan Wi-Fi dan kemungkinan

Infrastruktur baru untuk Li-Fi perlu di bangun

Karena teknologi baru dan sangat berbeda media perantara yang digunakan dalam mentransmisikan data, maka perlu dipersiapkan infrastruktur-infrastruktur untuk penggunaan Li-Fi ini, yang tentunya bukanlah mudah dan murah untuk mempersiapkan semuanya.

 

Sumber

  1. Wireless Data From Every Bulb
  2. LiFi vs WiFi What Is the Difference


artikel di perbaharui tanggal 18 April 2020

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.2 / 5. Vote count: 2122

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts